PENETAPAN HASIL HISAB RAMADAN, SYAWAL, DAN ZULHIJAH 1442 HIJRIAH

MAKLUMAT PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Assalamu’alaikum wr. wb.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan ini mengumumkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1442 Hijriah berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai berikut:

RAMADAN 1442 H

  1. IjtimakjelangRamadan1442HterjadipadahariSeninPon,12April2021Mpukul09:33:59WIB.
  2. Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (  = -07 48 (LS) dan  = 110 21 BT ) = +03 44 38 (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu Bulanberada di atas ufuk.
  3. 1Ramadan1442HjatuhpadahariSelasaWage,13April2021M.

SYAWAL 1442 H

  1. IjtimakjelangSyawal1442HterjadipadahariRabuPon,12Mei2021Mpukul02:03:02WIB.
  2. Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (  = -07 48 (LS) dan  = 110 21 BT ) = +05 30 58 (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu Bulanberada di atas ufuk.
  3. 1Syawal1442HjatuhpadahariKamisWage,13Mei2021M.

ZULHIJAH 1442 H

  1. IjtimakjelangZulhijah1442HterjadipadahariSabtuPahing,10Juli2021Mpukul08:19:35WIB.
  2. Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (  = -07 48 (LS) dan  = 110 21 BT ) = +03 09 18 (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu Bulanberada di atas ufuk.
  3. 1Zulhijah1442HjatuhpadahariAhadPon,11Juli2021M.

Berdasarkan hasil hisab tersebut maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan: 1. 1Ramadan1442HjatuhpadahariSelasaWage,13April2021M.
2. 1Syawal1442HjatuhpadahariKamisWage,13Mei2021M.
3. 1Zulhijah1442HjatuhpadahariAhadPon,11Juli2021M.

4. HariArafah(9Zulhijah1442H)hariSeninLegi,19Juli2021M.
5. IdulAdha(10Zulhijah1442H)hariSelasaPahing,20Juli2021M.

Demikian maklumat ini disampaikan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita.

Nashrun minallah wa fathun qariib.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Assalamu’alaikum wr. wb.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan ini mengumumkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1442 Hijriah berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai berikut:

RAMADAN 1442 H

  1. IjtimakjelangRamadan1442HterjadipadahariSeninPon,12April2021Mpukul09:33:59WIB.
  2. Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (  = -07 48 (LS) dan  = 110 21 BT ) = +03 44 38 (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu Bulanberada di atas ufuk.
  3. 1Ramadan1442HjatuhpadahariSelasaWage,13April2021M.

SYAWAL 1442 H

  1. IjtimakjelangSyawal1442HterjadipadahariRabuPon,12Mei2021Mpukul02:03:02WIB.
  2. Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (  = -07 48 (LS) dan  = 110 21 BT ) = +05 30 58 (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu Bulanberada di atas ufuk.
  3. 1Syawal1442HjatuhpadahariKamisWage,13Mei2021M.

ZULHIJAH 1442 H

  1. IjtimakjelangZulhijah1442HterjadipadahariSabtuPahing,10Juli2021Mpukul08:19:35WIB.
  2. Tinggi Bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (  = -07 48 (LS) dan  = 110 21 BT ) = +03 09 18 (hilal sudah wujud), dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam Matahari itu Bulanberada di atas ufuk.
  3. 1Zulhijah1442HjatuhpadahariAhadPon,11Juli2021M.

Berdasarkan hasil hisab tersebut maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan: 1. 1Ramadan1442HjatuhpadahariSelasaWage,13April2021M.
2. 1Syawal1442HjatuhpadahariKamisWage,13Mei2021M.
3. 1Zulhijah1442HjatuhpadahariAhadPon,11Juli2021M.

4. HariArafah(9Zulhijah1442H)hariSeninLegi,19Juli2021M.
5. IdulAdha(10Zulhijah1442H)hariSelasaPahing,20Juli2021M.

Demikian maklumat ini disampaikan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita.

Nashrun minallah wa fathun qariib.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

NASIB WARGA NEGARA INDONESIA DAN MUSLIM PASCA KUDETA MILITER DI MYANMAR

Sehubungan dengan berita terkait Kudeta oleh Militer di Myanmar pada 01 Februari 2021, dengan ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional menyampaikan pandangan dan sikap sebagai berikut:

1. MUI sebagai wakil umat Islam Indonesia mendukung pernyataan Pemerintah RI (01/02/2021) yang menyampaikan rasa prihatinnya atas situasi politik di Myanmar, dan mendesak semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog untuk mencari penyelesaian permasalahan yang ada, sehingga situasi tidak semakin memburuk.

2. MUI mengharapkan kiranya dialog yang disarankan oleh Pemerintah RI tersebut dilaksanakan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat Myanmar, termasuk masyarakat Muslim di sana, diantaranya Muslim Rohingya yang selama ini mengalami diskriminasi, pembunuhan dan pengusiran paksa.  Menurut berbagai laporan media saat ini tercatat lebih dari 700 ribu Muslim terpaksa mengungsi  ke Bangladesh dan berbagai Negara, termasuk ke Indonesia.

3. MUI  menyerukan agar penguasa di Myanmar melaksanakan resolusi PBB (Des 2019) yang menyerukan  kepada Pemerintah Myanmar untuk melindungi semua kelompok minoritas, termasuk minoritas Muslim di negeri itu, dan memastikan pengadilan terhadap para pelaku pelanggaran HAM terhadap minoritas Muslim Rohingya.

4. MUI juga menyerukan agar penguasa di Myanmar  menindaklanjuti keputusan International Court of Justice(Jan 2020) yang memerintahkan Pemerintah Myanmar untuk menggunakan segala cara dan kemampuannya untuk mencegah kemungkinan berlanjutnya genosida terhadap Muslim Myanmar.

5. MUI menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh dan pemimpin umat Islam, ORMAS muslim di Indonesia dan organisasi masyarakat madani muslim di berbagai  wilayah negara lainnya untuk ikut mencermati dan memantau perkembangan yang terjadi di Myanmar agar tidak terjadi tindak kekerasan dan pelanggaran HAM terhadap semua kelompok, termasuk muslim di Myanmar yang dilakukan oleh siapapun.

 6. MUI mengharapkan kiranya pemerintah RI dapat  membina kerjasama dengan negara-negara anggota  ASEAN, OKI dan PBB untuk  memastikan bahwa gejolak politik di Myanmar tidak memperburuk kondisi  Warga Negara Indoensia (WNI) yang berada di Myanmar serta  kondisi masyarakat Muslim di negeri itu, termasuk Muslim Rohingya.

7. MUI meminta bantuan pemerintah RI, dalam hal ini Kementerian luar Negeri RI, untuk menyampaikan sikap MUI yang  mewakili  concern Umat Islam seluruh  Indonesia ini kepada Penguasa Myanmar .

PROF. DIN SYAMSUDDIN BICARA DI HARI PERSAUDARAAN KEMANUSIAAN SEDUNIA

Ketua Umum PP Muhammadiyah 2005-2015, dan Ketua Dewan Pertimbangan MUI 2015-2020, Prof. Din Syamsuddin menjadi salah seorang pembicara pada Perayaan Al-Azhar untuk Hari Persaudaraan Kemanusiaan Sedunia, 3 Pebruari 2021 kemarin. Perayaan tahunan itu merupakan kali kedua sejak Piagam Persaudaraan Kemanusiaan (Watsiqat al-Ukhuwwah al-Insaniyah) ditandatangani oleh Syaikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Muhammad Al-Thayyib dan Paus Fransiscus di Abu Dhabi, 4 Pebruari 2019 yang lalu.

Piagam Persaudaraan Kemanusiaan itu menandai persatuan keyakinan keagamaan, persatuan Timur-Barat, Utara-Selatan, bahkan antara kaum beragama dan tidak beragama.

Pada Perayaan Tahunan 2021, yang diselenggarakan secara virtual oleh Komite Tertinggi Persaudaraan Kemanusiaan (The Higher Committee of Human Fraternity) yang berkedudukan di Kairo, hadir sejumlah tokoh, baik Muslim maupun Kristiani, baik Dunia Arab mau luar., termasuk dari PBB. Dari Indonesia hadir Prof. Din Syamsuddin.

Dalam pidatonya yang (atas permintaan panitia) berjudul “Tanggung Jawab Organisasi Keagamaan untuk Membangun Persaudaraan Kemanusiaan”, Prof. Din Syamsuddin mengatakan bahwa penandatangan Piagam Kemanusiaan itu merupakan tonggak peradaban yang penting dan tepat waktu. Menurutnya, peradaban manusia tengah menghadapi masalah yang menciptakan disrupsi besar. Maka adalah tanggung jawab Organisasi Keagamaan untuk tampil sebagai problem solver (penyelesai masalah). Namun hal itu meniscayakan adanya kerja sama antar umat berbagai agama.

Dalam pandangan mantan Utusan Khusus Presiden utk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban ini, kerja sama antar umat beragama sedunia sangat mendesak. Walaupun agama-agama berbeda secara teologis, namun mereka bertemu pandangan pada titik kemanusiaan. Agama memang dari Tuhan, tapi sejatinya untuk manusia dan kemanusiaan. Maka tidak ada pemisahan antara Persaudaraan Keimanan (seperti Persaudaraan Keislaman) dan Persaudaran Kemanusiaan. Keduanya bagaikan dua sisi mata uang.

Di akhir pidatonya, Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta ini, menyarakankan agar Perayaan Hari Persaudaraan Kemanusiaan Sedunia tidak berhenti pada seremoni dan diskusi, tapi harus berlanjut pada aksi nyata ada kolaborasi umat lintas agama dalam membangun koeksistensi damai dan toleransi. Keduanya perlu berlanjut pada kolaborasi dalam berbagai sektor peradaban.

Memberi sambutan pembukaan Wakil Syaikh Al-Azhar Prof. Dr. Muhammad Al-Dhuhaiwy, Rektor Universitas Al-Azhar Prof. Dr. Muhammad Al-Mahrashowy, dan sejumla tokoh Islam dan Kristen.